Volume cetak bulanan adalah salah satu data paling penting sebelum memilih mesin fotocopy. Tanpa angka yang cukup realistis, perusahaan berisiko memilih perangkat yang terlalu kecil atau justru terlalu besar untuk kebutuhan sebenarnya.
Gunakan Data Meter Jika Tersedia
Jika perusahaan sudah memiliki perangkat, gunakan meter reading beberapa bulan terakhir sebagai dasar. Rata-rata tiga hingga enam bulan biasanya lebih berguna daripada melihat satu bulan saja karena aktivitas dapat berubah.
Pisahkan Mono dan Color
Jangan hanya mencatat total halaman. Pisahkan volume hitam putih dan warna karena keduanya memiliki karakter biaya dan kebutuhan perangkat yang berbeda.
Perhitungkan Peak Load
Rata-rata bulanan tidak selalu menunjukkan beban puncak. Divisi finance, administrasi, pendidikan, atau operasional tertentu dapat mengalami lonjakan volume pada akhir bulan, periode audit, atau musim tertentu.
Hitung Pengguna dan Pola Kerja
Jumlah pengguna membantu menjelaskan bagaimana volume tersebut dihasilkan. Dua perusahaan dengan volume sama dapat membutuhkan konfigurasi berbeda jika satu memiliki sedikit pengguna dengan pekerjaan intensif dan lainnya memiliki banyak pengguna tersebar.
Masukkan Pertumbuhan Kebutuhan
Jika jumlah karyawan atau aktivitas bisnis sedang bertumbuh, jangan memilih perangkat hanya berdasarkan kondisi hari ini. Sisakan kapasitas yang wajar tanpa membuat spesifikasi terlalu berlebihan.
Hubungkan Volume dengan Kelas Perangkat
Volume membantu menentukan kelas mesin, kapasitas tray, kecepatan, kebutuhan maintenance, serta jumlah perangkat. Untuk memahami hubungan volume dan biaya, lihat Panduan Harga Mesin Fotocopy untuk Bisnis dan layanan sewa mesin fotocopy untuk perusahaan.
Kesimpulan
Menentukan volume cetak bulanan yang akurat membantu proses right sizing. Gunakan data historis, pisahkan mono dan color, perhatikan peak load, jumlah pengguna, dan pertumbuhan agar perangkat yang dipilih mampu menangani beban kerja tanpa memboroskan investasi.


